
Alhamdulillah, MI Raudlatut Tholibin Sambung kembali menyelenggarakan kegiatan penuh makna, yaitu Tasmi’ Al-Qur’an Bil Ghoib & Ujian Kenaikan Juz Tahun 2026 pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini bukan sekadar ajang evaluasi hafalan, tetapi juga menjadi bagian nyata dari implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) yang dipadukan dengan kurikulum berbasis cinta.
Dalam pendekatan pembelajaran mendalam, siswa tidak hanya dituntut untuk menghafal, tetapi juga memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tampak dari proses panjang yang dilalui siswa, mulai dari setoran hafalan, murojaah rutin, hingga kesiapan mental saat mengikuti tasmi’ dan ujian di hadapan publik.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang telah memasuki pelaksanaan ke-4, sebagai bentuk komitmen madrasah dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca, tetapi juga menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid.
Kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an Bil Ghoib menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan kualitas hafalan mereka secara utuh tidak hanya kuat dalam ingatan, tetapi juga tartil, fasih, dan penuh penghayatan. Sementara itu, Ujian Kenaikan Juz menjadi bentuk penguatan capaian belajar yang terstruktur, disimak langsung oleh para pentashih dari Qiroati Cabang Kudus. yaitu KH. Mustain Yanis, KH. Ahmad Ruslim, dan K. Syarik Kristiyo, guna memastikan kualitas hafalan siswa benar-benar sesuai standar.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga mencerminkan kurikulum berbasis cinta, yaitu pendekatan pendidikan yang menumbuhkan rasa cinta:
- Cinta kepada Al-Qur’an sebagai pedoman hidup
- Cinta dalam proses belajar tanpa tekanan berlebihan
- Cinta dari guru yang membimbing dengan kesabaran dan keteladanan
- Cinta dari orang tua yang hadir memberikan dukungan penuh
Suasana kegiatan yang dihadiri oleh wali murid, guru, dan tamu undangan menghadirkan energi positif yang memperkuat rasa percaya diri siswa. Mereka tidak hanya “diuji”, tetapi juga “dihargai” dan “dirayakan” atas setiap perjuangan dalam menghafal kalam Allah.
Sebanyak 8 siswa mengikuti Tasmi’ Al-Qur’an Bil Ghoib dan 19 siswa mengikuti Ujian Kenaikan Juz 30. Seluruh peserta menunjukkan performa terbaiknya, mencerminkan hasil dari proses pembelajaran yang tidak instan, melainkan penuh kesungguhan, kedisiplinan, dan cinta terhadap Al-Qur’an.
Pemberian syahadah dan pin bordir menjadi simbol apresiasi atas capaian mereka, sekaligus motivasi untuk terus melangkah dalam perjalanan menghafal Al-Qur’an.
Melalui kegiatan ini, MI Raudlatut Tholibin tidak hanya menargetkan capaian akademik semata, tetapi juga membangun karakter siswa yang Qur’ani—memiliki kedalaman spiritual, ketangguhan mental, serta akhlak yang mulia.
Inilah wujud nyata bahwa ketika pendidikan dibangun dengan cinta dan dijalankan secara mendalam, maka hasilnya bukan hanya hafalan yang kuat, tetapi juga jiwa yang terpaut erat dengan Al-Qur’an.
Semoga kegiatan ini terus menjadi inspirasi dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beriman, berakhlak, dan berjiwa Qur’ani.