SEJARAH

Kudus adalah salah satu kota di jalur pantura yang didirikan oleh salah satu Walisongo, Sunan Kudus. Slogan kota ini adalah Gusjigang (bagus, ngaji, dan berdagang) yang menjadi salah satu ciri warga Kudus. Bagus artinya ia memiliki karakter yang baik dan berintegritas. Ngaji artinya keislamannya bukan hanya abangan. Mayoritas adalah mereka yang pernah nyantri di pondok atau sekedar ngaji di langgar kiyai desa. Berdagang artinya masyarakat Kudus terkenal sebagai kota industri.

Demi mempertahankan tradisi lokal Kudus yang memiliki warga yang religius dan berkararakter, di desa-desa sampai sekarang maka butuh peranan sekolah atau madrasah yang bisa mempertahankan slogan gusjigang. Harapan itu sangat dinanti-nantikan masyarakat desa Sambung yang masih mengutamakan pendidikan agama untuk anak-anaknya.

Cita-cita mendirikan MI Raudlatut Tholibin Sambung Undaan Kudus adalah cita-cita bersama baik para leluhur, ulama desa Sambung, santri, maupun masyarakat setempat utamanya wali santri PAUD Qiroati Raudlatut Tholibin Sambung Undaan Kudus. Wali Murid saat itu pada kebingungan untuk melanjutkan putra-putrinya kemana jenjang SD/MI yang selaras dengan PAUD Qiroati yang dekat dengan rumah yang ada di kecamatan Undaan.

Animo masyarakat desa Sambung pada saat itu sangat berharap di desa Sambung berdiri sebuah sekolah formal yang mengedepankan keagamaan. Apalagi disepanjang jalan utama undaan Jl. Kudus-Purwodadi pada saat itu hanya Desa Sambung yang belum ada MI nya. Kesadaran masyarakat tersebut dibuktikan dengan banyaknya anak-anak desa Sambung yang rela mengambil pendidikan dasar formalnya di Madrasah Ibtidaiyah  (MI) di luar desa Sambung.

Berangkat dari dasar pemikiran diatas, pada pertengahan tahun 2018 pengasuh madrasah Raudlatut Tholibin Desa Sambung Kec. Undaan, KH. Fahrul Anam, menghendaki untuk mendirikan pendidikan formal Madrasah Ibtidaiyah. Ibarat gayung bersambut, keinginan tersebut ternyata mendapat respon positif dari pengurus yayasan, terutama kalangan muda. Sehingga pada akhir tahun tersebut, pengurus yayasan melakukan persiapan-persiapan pendirian MI yakni dengan menyiapkan segala sesuatu yang  diperlukan guna memenuhi persyaratan-persyaratan pendirian Madrasah Ibtidaiyah.

Beberapa rapat koordinasipun diadakan secara rutin dan marathon baik oleh Tim Lima ( tim yang dibentuk khusus untuk mengurusi perijinan dan proposal pendirian) yang terdiri dari 1. Bp. Sulhadi (Ketua) 2. Bp. H. Arifin ( Sekretaris) 3. Bp. Suparno (Bendahara) 4. Gus Kholilurrohman 5. Bp. Ahmad Fadholi maupun oleh Tim lain di balik layar, para generasi muda yang dengan pemikiran dan donasinya yang tidak diragukan lagi

Singkat cerita, pada Bulan Januari 2019 pengurus yayasan Subulussalam Kudus mendaftarkan MI Raudlatut Tholibin ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Jateng melalui Kantor Kementerian Agama Kab. Kudus.  Proses verifikasi dan visitasi pertama dilaksanakan oleh tim Kantor Kementerian Agama Kab. Kudus, yang terdiri  1. H. Suhadi S.Ag. M.Pd 2. H. Faizin, M.Pd. 3. Sumiah Siti Romlah. Setelah menunggu beberapa waktu, keluarlah hasil verifikasi dan visitasi tepat di bulan Romadhon 1440 H dan dinyatakan bahwa MI Raudlatut Tholibin belum bisa mendapatkan Ijin Operasional (IJOP) karena belum memenuhi beberapa syarat, terutama syarat luas tanah belum mencapai  standar minimal yang ditentukan Kementerian Agama.

Niat tekat tim 5 tidak kendor walaupun masih banyak persyaratan yang belum terpenuhi utamanya luas tanah MI. Akhirnya segala terobosan dicoba namun masih belum bisa, pada akhirnya sowan ke KH. Fahrul Anam untuk minta arahan. Alhamdulillah dengan entengnya Bapak KH. Fahrul Anam dihadapan Ibu Nyai Akhlimiyati mewakafkan tanah pekarangannya untuk dibangun Gedung baru MI Raudlatut Tholibin. Alhamdulillah ikhtiar-ikhtiar tersebut dapat dukungan lahir batin dari dzurriyah K. Abu Darrin (alm).  Pada pertengahan tahun 2019 pengurus Yayasan Subulussalam Kudus berhasil memenuhi syarat kecukupan lahan Madrasah Ibtidaiyah.

Selain banyak dukungan dari Masyarakat dan tokoh masyarakat. Disela-sela pengajuan proposal pendirian yang ke 2 (dua) alhamdulillah Pengurus Cabang Qiroati kabupaten Kudus yaitu KH. Ahmad Musta’in Yanis AsSamar dan KH. Ahmad Ruslim Al Hafidz ikut memberikan dukungan dan memberikan izin MI Raudlatut Tholibin menggunakan metode Qiroati bahkan memberikan arahan untuk menjadi MI Unggulan Tahfidz tanpa Mondok serta memberikan arahan libur hari Ahad supaya dengan mudah diterima Masyarakat yang baiasanya libur hari ahad. Hal ini disampaikan karena ada kaitannya dengan Lembaga Program Tahfidz Pasca TPQ (PTPT) Raudlatut Tholibin Kecamatan Undaan yang kebetulan satu naungan Yayasan Subulus Salam Kudus. Harapannya siswa pagi hari mengahafal di MI Raudlatut Tholibin karena tidak mondok sorenya menghafalkan di PTPT Raudlatut Tholibin.

Dengan demikian cita-cita untuk mendirikan MI di Desa Sambung semakin mendekati kenyataan. Setelah merasa cukup syarat lahan dan merevisi berbagai syarat administrasi yang disesuaikan dengan tahun berjalan semisal kurikulum yang sudah berganti tahun dengan proposal yang pertama, kini pengurus yayasan Subulussalam Kudus memberanikan diiri lagi untuk mengajukan proposal pendirian MI Raudlatut Tholibin tahap kedua.

Dari proposal yang kedua tersebut, oleh Kementrian Agama Kabupaten Kudus juga mengadakan monitoring dan visitasi yang kedua oleh Tim yang terdiri dari 1. H. M. Kafit ,S.Ag.,M.Pd  2. H. Masruchin, S.Ag.M.Pd  3. H. Moh Atik, S.Ag.,M.Pd. 4. Sumiah Siti Romlah. Wal hasil pada pada tahun 2020, tepatnya pada bulan Mei 2020, MI Raudlatut Tholibin telah resmi berdiri yakni dengan ditandai telah diterimanya SK Ijin Operasional nomor 1430 tahun 2020, pada hari Kamis Kliwon 21 Ramadhan 1441 H /14 Mei 2020 M dari Kepala Kanwil Kemenag Prov. Jateng.

Pada tahun pelajaran pertama 2020/2021 sejak menerima IJOP terebut, MI Raudlatut Tholibin belum bisa maksimal melaksanakan program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) karena sisa waktu yang begitu singkat sejak diterimanya IJOP dengan mulainya awal tahun pelajaran pertama, ditambah lagi kondisi awal pandemic Covid-19. Namun syukur Alhamdulillah , tahun pertama dibuka dengan peserta didik 8 anak, dan di pertengahan tahun bertambah menjadi 9 anak. dan sekarang ini alahamdulillah siswa Angkatan pertama sudah kelas 5 dengan jumlah siswa kelas 5 yaitu 10 anak, kelas 4 sebanyak 25 anak, kelas 3 sebanyak 30 anak, kelas 2 sebanyak 23, anak kelas 1 sebanyak 25 anak total siswa MI Raudlatut Tholibin tahun ajaran 2024/2025 sebanyak 112 anak

VISI MISI

VISI, MISI, DAN TUJUAN MADRASAH

  • Visi Madrasah

MI Raudlatut Tholibin Sambung Undaan Kudus sebagai lembaga pendidikan dasar berciri khas Islam moderat perlu mempertimbangkan harapan murid, orang tua murid, penyerap lulusan dan masyarakat dalam merumuskan visi madrasahnya. MI Raudlatut Tholibin Sambung Undaan Kudus juga diharapkan merespon perkembangan dan tantangan masa depan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, era informasi dan globalisasi yang sangat cepat. MI Raudlatut Tholibin Sambung Undaan Kudus ingin mewujudkan harapan dan respon dalam visi berikut:

Terwujudnya Peserta Didik yang Qur’ani, Kukuh dalam Imtaq, Berwawasan Global, Santun dan Berkepribadian Islam Moderat

Adapun indikator-indikator ketercapaian dari visi sesuai dengan variabelnya antara lain:

  1. Peserta didik yang qur’ani:
    1. Mampu dalam membaca al-Qur’an dengan fasih dan benar (Cinta kepada Tuhan, Dimensi Profil Lulusan: Religius, Literasi Keagamaan, Berakhlak Qur’ani)
    1. Mampu menghafal al-Qur’an minimal Juz 30 (Cinta kepada Tuhan, Dimensi Profil Lulusan: Religius, Berintegritas, Disiplin)
    1. Mampu menghafal surat-surat pilihan (Cinta kepada Tuhan, Dimensi Profil Lulusan: Religius, Spiritual Mendalam, Berkarakter Islami)
    1. Mampu menghafal hadist-hadist pilihan (Cinta kepada Tuhan dan Sesama, Dimensi Profil Lulusan: Berakhlak mulia, Sadar Sosial, Teladan Rasulullah)
  2. Peserta didik yang kukuh dalam iman dan taqwa:
    1. Taat menjalankan ajaran islam secara kaffah (Cinta kepada Tuhan, Dimensi Profil Lulusan: Religius, Berintegritas, Berkomitmen terhadap nilai Islam)
    1. Mampu membaca dan menghafal do’a-doa harian (Cinta kepada Tuhan, Dimensi Profil Lulusan: Spiritual mendalam, Disiplin)
    1. Disiplin berdoa disetiap aktifitas utamanya diawal dan akhir pembelajaran (Cinta kepada Tuhan, Dimensi Profil Lulusan: Religius, Bertanggung Jawab, Mandiri Spiritual)
    1. Memahami tata cara wudhu dan shalat (Cinta kepada Tuhan, Dimensi Profil Lulusan: Berakhlak Islami, Taat Ibadah, Religius Seutuhnya)
    1. Menjalankan shalat wajib 5 waktu (Cinta kepada Tuhan, Dimensi Profil Lulusan: Disiplin, Bertanggung Jawab, Religius Aktif)
    1. Melaksanakan sholat berjamaah (Cinta kepada Tuhan, Dimensi Profil Lulusan: Spiritual Komunal, Peduli Sosial, Kerja Sama)
    1. Menjalankan sholat jumat bagi laki-laki (Cinta kepada Tuhan, Dimensi Profil Lulusan: Tanggung Jawab Keagamaan, Kesadaran Sosial)
    1. Melaksanakan amalan ahlussunnah waljamaah (Cinta kepada Tuhan, Dimensi Profil Lulusan: Moderasi Beragama, Identitas Keislaman Tradisional)
  3. Peserta didik berwawasan global:
    1. Mampu dan terampil menggunakan teknologi serta informasi (Cinta kepada Ilmu Pengetahuan, Dimensi Profil Lulusan: Literasi Digital, Adaptif, Pembelajar Sepanjang Hayat)
    1. Berpengetahuan dalam memahami keadaan diri kita sendiri terhadap hubungan masyarakat, dan isu-isu global (Cinta kepada Sesama dan Bangsa, Dimensi Profil Lulusan: Global Awareness, Empati Sosial, Toleransi Budaya)
    1. Mempunyai pandangan atau sikap yang mendunia Cinta kepada Sesama dan Bangsa, Dimensi Profil Lulusan: Moderasi, Wawasan Global, Multikultural)
    1. Memanfaatkan informasi untuk lingkungan secara logis, kritis, kreatif dan demokratis (Cinta kepada Alam dan Sesama, Dimensi Profil Lulusan: Berpikir Kritis, Peduli Lingkungan, Demokratis)
    1. Selalu mengedepankan cara berpikir logis, kritis, kreatif melalui bimbingan pendidik global (Cinta kepada Ilmu Pengetahuan, Dimensi Profil Lulusan: Problem Solver, Inovatif, Kolaboratif)
    1. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan menyadari potensi diri (Cinta kepada Ilmu dan Diri Sendiri, Dimensi Profil Lulusan: Reflektif, Percaya Diri, Tumbuh-Kembang Mandiri)
  4. Peserta didik santun dan berkepribadian islam moderat:
    1. Menjalankan budaya 5 S (salam, senyum, sapa, sopan, & santun) (Cinta kepada Sesama, Dimensi Profil Lulusan: Berakhlak Mulia, Komunikatif, Empatik)
    1. Menghargai nilai-nilai keberagaman (Cinta kepada Sesama dan Bangsa, Dimensi Profil Lulusan: Moderasi Beragama, Toleransi, Wawasan Multikultural)
    1. Taat pada aturan sosial yang berlaku keberagaman (Cinta kepada Bangsa dan Sesama, Dimensi Profil Lulusan: Disiplin Sosial, Bertanggung Jawab, Patuh Hukum)
    1. Peduli dan cinta pada lingkungan (Cinta kepada Alam, Dimensi Profil Lulusan: Peduli Lingkungan, Bertanggung Jawab Ekologis)
    1. Menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah, jujur, tanggung jawab, disiplin, amanah, tolong menolong, shidiq, fathonah, dan percaya diri (Cinta kepada Tuhan, Sesama, dan Diri Sendiri, Dimensi Profil Lulusan: Berakhlak Qur’ani, Etis, Mandiri, Percaya Diri)
    1. Berwawasan humanis dalam menjalankan ajaran agama (Cinta kepada Tuhan dan Sesama, Dimensi Profil Lulusan: Moderasi Beragama, Kasih Sayang, Humanis)
  • Misi Madrasah

Misi MI Raudlatut Tholibin Sambung Undaan Kudus adalah :

  1. Mencetak peserta didik yang Qur’ani dan amali.
    1. Membentuk peserta didik yang mempunyai ilmu agama Islam yang mendasar dan menyeluruh.
    1. Membekali ilmu pengetahuan yang dapat membuka wawasan dunia.
    1. Memberdayakan pembelajran dan bimbingan yang efektif, kreatif, inofatif, aktif dan menyenagkan.
    1. Memperkenalkan teknologi dan informasi sebagai media dan sumber belajar.
    1. Mengintensifkan pembelajaran intrakurikuler dan meningkatkan prestasi non akademik.
    1. Meningkatkan skill non akademik peserta didik melalu ektrakurukuler.
    1. Meningkatkan kerjasama dengan lembaga atau masyarakat untuk mencapai tujuan madrasah.
    1. Menerapkan hidup aman, nyaman, bersih, dan sehat.
    1. Membentuk kepribadian muslim yang mempunyai akhlakul karimah.
    1. Membentuk kepribadian muslim  moderat yang beriman dan bertaqwa.
IDENTITAS MADRASAH
  1. Identitas Madrasah
  2. Nama Madrasah               : Madrasah Ibtidaiyah Raudlatut Tholibin
  3. Alamat Madrasah

a. Jalan                             : Jl. Kudus-Purwodadi Km.13 Gang 12

b. Desa                             : Sambung

c. Kecamatan                   : Undaan

d. Kabupaten                   : Kudus

e. Nomor Tlp.                   : 085640074055

f. Kode Pos                      : 59372

  • Status Madrasah              : Swasta          
  • NPSN / NSM                   : 70009082 / 111233190045
  • Berdiri                              : 14 Mei 2020
  • Piagam Pendirian

a.  Nomor                         : 3475/KW.11.2/5/PP.03.2/5/2020

b. Tanggal                        : 14 Mei 2020

  • Piagam Akriditasi                        :

a. Nomor                          : 050/BAN-PDM/SK/2025

b. Tanggal                        : 10 Januari 2025

  • Nama Kepala Sekolah      : Ahmad Fadholi, S.Pd.
  • NIP                                  : –
  • SK Kepala Madrasah      

                   a. Nomor                          : Nomor 06 Tahun 2024

                   b. Tanggal                        : 15 Juli 2024

            11. Penyelenggara/Yayasan    : Yayasan Subulus Salam Kudus

            12. Status Tanah                     : Wakaf